Friday, October 1, 2010

TUGAS TIK

JARINGAN KOMPUTER

Pengantar

Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar

provinsi/negara bagian kemudian antar negara/benua. Kemudian komunikasi

dapat terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio

elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931),

kemudian melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui

dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini.

Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua

macam:

1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua

keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja

yaitu 0 dan 1.

2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas.

Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan

kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal

elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang

Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan

sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer

informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan

gabungan keduanya.

Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan

pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan

komputer.

Jaringan komputer

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang

terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya.

Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling

bertukar informasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik,

gelombang mikro, satelit komunikasi.

Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit:

- masuk atau log in ke sebuah mesin

- menyampaikan tugas dari jauh

- memindahkan file-file

- menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan

1

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena

jaringan komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan

jaringan komputer adalah untuk:

1. resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data

yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa

dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Misalnya: Staff BIRO Akademik

mengirimkan daftar mahasiswa baru ke perpustakaan dalam bentuk print

out dengan langsung mencetaknya di printer perpustakaan dari komputer

di BIRO akademik. Atau sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan

langsung file daftar mahasiswa baru yang disimpan di komputer staff BIRO

akademik.

2. high reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternatif

kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika

salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena

mesin lain mempunyai sumber yang sama.

3. menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil

lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data

disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer

lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini

disebut Client-server.

4. scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan

komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja

komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.

5. medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang

saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data

maupun berkomunikasi.

6. akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari

jarak jauh

7. komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu

orang ke orang yang lain

8. hiburan interaktif

Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek:

perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan

meliputi jenis transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi.

Sedangkan dalam pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan

protokol dan perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu

jaringan.

2

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

Perangkat Keras : Klasifikasi Jaringan Komputer

Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi

transmisi dan jarak.

1. Teknologi Transmisi

Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:

a. jaringan broadcast

memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh

semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil,

disebut paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh

mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan

tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket, mesin

akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka mesin

akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.

b. jaringan point-to-point

terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk

pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis

ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.

Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin berbeda

jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada

jaringan point-to-point.

Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih

kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting,

sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.

2. Jarak

Jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran klasifikasi karena diperlukan

teknik-teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda. Tabel berikut

menggambarkan hubungan antar jarak dan prosessor yang ditempatkan pada

tempat yang sama.

Jarak

antar

prosessor

Prosesor di

tempat yang

sama

Jenis jaringan

0.1 m Papan rangkaian Data flow machine: komputer-komputer

paralel, memiliki beberapa unit fungsi yang

semuanya bekerja untuk program yang

sama

1 m Sistem Multicomputer, sistem yang berkomunikasi

dengan cara mengirim pesan-pesannya

melalui bus* pendek dan sangat cepat.

10 m Ruangan Local Area Network (LAN)

100 m Gedung Local Area Network (LAN)

1 km Kampus Local Area Network (LAN)

10 km Kota Metropolitan area Network (MAN)

100 km Negara Wide Area Network (WAN)

3

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

1.000 km Benua Wide Area Network (WAN)

10.000 km Planet Internet

*Jalan data elektrik yang mana bit dikirimkan dalam CPU, antar CPU dan komponen-komponen lain di

mainboard.

Disini secara terbatas dan sederhana dijelaskan secara singkat LAN, MAN, WAN

dan Internet.

a. LAN: menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor

perpusahaan, pabrik atau kampus: LAN dapat dibedakan dari jenis

jaringan lainnya berdasarkan 3 karakteristik: ukuran, teknologi transmisi

dan topologi jaringan.

Topologi LAN jenis broadcast : BUS (kabel linier)

Topologi LAN jenis broadcast: RING

Topologi LAN jenis point-to-point : STAR

b. MAN

Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi

yang sama dengan LAN. MAN mampu menunjang data dan suara, dan bahkan

dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki

4

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang

berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa kabel output.

Arah arus pada Bus A

Bus A

Komputer

BUS B

Arah arus pada Bus B

c. WAN

Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara atau

benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan

program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST. HOST

dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET.

Tugas subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada

sebagian besar WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan

elemen switching.

Router

HOST

LAN

SUBNET

Hubungan antara host-host dengan subnet

d. Internet

Terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan perangkat keras dan

perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering

berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang terhubung ke

jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan

yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang menggunakan mesin

yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan yang tidak

5

1 2 3 4

Head End

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

kompatibel. Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut INTERNETWORK atau

INTERNET. Bentuk INTERNET yang umum adalah kumpulan dari LAN yang

dihubungkan oleh WAN.

Perangkat Lunak: Susunan Protokol Jaringan Komputer

Jaringan diorganisasikan sebagai suatu tumpukan lapisan (layer). Tujuan tiap

lapisan adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada di atasnya.

Misal lapisan 1 memberi layanan terhadap lapisan 2. Masing-masing lapisan

memiliki protokol. Protokol adalah aturan suatu "percakapan" yang dapat

dilakukan. Protokol mendefinisikan format, urutan pesan yang dikirim dan

diterima antar sistem pada jaringan dan melakukan operasi pengiriman dan

penerimaan pesan. Protokol lapisan n pada satu mesin akan berbicara dengan

protokol lapisan n pula pada mesin lainnya. Dengan kata lain, komunikasi

antar pasangan lapisan N, harus menggunakan protokol yang sama. Misal,

protokol lapisan 3 adalah IP, maka akan ada pertukaran data secara virtual

dengan protokol lapisan 3, yaitu IP, pada stasiun lain.

Susunan lapisan (layer)

Pada kenyataannya protokol lapisan n+1 pada satu mesin tidak dapat secara

langsung berbicara dengan protokol lapisan n+1 di mesin lain, melainkan

harus melewatkan data dan kontrol informasi ke lapisan yang berada di

bawahnya (lapisan n), hingga ke lapisan paling bawah. Antar lapisan yang

6

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

"berkomunikasi", misal lapisan n dengan lapisan n+1, harus menggunakan

suatu interface(antar muka) yang mendefinisikan layanan-layanannya.

Himpunan lapisan dan protokol disebut arsitektur protokol. Urutan protokol

yang digunakan oleh suatu sistem, dengan satu protokol per lapisan, disebut

stack protocol. Agar suatu paket data dapat saling dipertukarkan antar

lapisan, maka paket data tersebut harus ditambahkan suatu header yang

menunjukkan karakteristik dari protokol pada lapisan tersebut.

Satu stasiun dapat berhubungan dengan stasiun lain dengan cara

mendefinisikan spesifikasi dan standarisasi untuk segala hal tentang media

fisik komunikasi dan juga segala sesuatu menyangkut metode komunikasi

datanya. Hal ini dilakukan pada lapisan 1.

Pemberian Header pada Lapisan-lapisan

Karena begitu kompleknya tugas-tugas yang harus disediakan dan dilakukan

oleh suatu jaringan komputer, maka tidak cukup dengan hanya satu standard

protokol saja. Tugas yang komplek tersebut harus dibagi menjadi bagianbagian

yang lebih dapat di atur dan diorganisasikan sebagai suatu arsitektur

komunikasi.

Menanggapi hal tersebut, suatu organisasi standard ISO (International

Standard Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk

mengembangkan suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah

Model Referensi OSI (Open Systems Interconnection). Model Referensi

OSI adalah System Network Architecture (SNA) atau dalam bahasa

Indonesianya Arsitektur Jaringan Sistem. Hasilnya seperti pada Gambar OSI

7

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

Layer dan Header yang menjelaskan ada 7 lapisan (layer) dengan nama

masing-masing.

OSI Layer dan Header

Gambar OSI Layer dan Header juga menggambarkan header-header yang

diberikan pada setiap lapisan kepada data yang dikirimkan dari lapisan ke lapisan.

OSI Model: Gambaran Tiap Layer

8

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masingmasing

tugas dari tiap lapisan:

· 7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya

transfer file, email, akses suatu komputer atau layanan.

· 6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyandikan informasi.

Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi.

· 5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut.

Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan kemudian

jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga

menghubungkan lagi jika sesi login terganggu sehingga terputus.

· 4) Transport Layer : lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari hos-host

di jaringan. Pertama data dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum

pengiriman dan kemudian penerima akan menggabungkan paket-paket

tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini juga memastikan bahwa

pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket data.

· 3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk menerjemahkan

alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan ini juga memberi

identitas alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah

jaringan misalnya pengiriman paket-paket data.

· 2) Data Link Layer :lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua

komputer yang berkomunikasi lewat lapisan physical. Data link biasanya

digunakan oleh hub dan switch.

· 1) Physical Layer : lapisan physical mengatur pengiriman data berupa bit

lewat kabel. Lapisan ini berkaitan langsung dengan perangkat keras seperti

kabel, dan kartu jaringan (LAN CARD).

Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang

umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet

Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih sederhana dari pada tumpukan protokol OSI,

yaitu berjumlah 5 lapisan protokol. Jika diperhatikan pada Gambar Perbandingan

TCP/IP dan OSI, ada beberapa lapisan pada model OSI yang dijadikan satu pada

arsitektur TCP/IP. Gambar tersebut juga menjelaskan protokol-protokol apa saja

yang digunakan pada setiap lapisan di TCP/IP model.

Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang

digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan protokol yang dikenal baik

karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di Internet.

9

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

Perbandingan TCP/IP dan OSI

Berikut penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP:

Lapian Application, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi

pada host yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.

Lapisan Transport (End-to-End), menyediakan layanan transfer end-toend.

Lapisan ini juga termasuk mekanisme untuk menjamin kehandalan

transmisi datanya. Layanan ini tentu saja akan menyembunyikan segala

hal yang terlalu detail untuk lapisan di atasnya.

Lapisan Internetwork, fokus pada pemilihan jalur (routing) data dari host

sumber ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang

berbeda dengan menggunakan router.

Layanan Network Access/Data link, mendefinisikan antarmuka logika

antara sistem dan jaringan.

Lapisan Physical, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi,

pensinyalan dan skema pengkodean sinyal

Aplikasi Jaringan Komputer

Jaringan komputer saat ini diterapkan hampir dalam semua tempat seperti: bank,

perkantoran, universitas, rumah sakit, bidang pariwisata, hotel, dan bahkan

rumah. Semua ini diawali dengan komputerisasi. Komputerisasi memberikan

kemudahan dalam penyelesaian banyak tugas dan meningkatkan kebutuhan

untuk saling berbagi informasi antar bagian terkait, dan kebutuhan untuk

10

Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Prodi Sistem Informasi UKDW

pengamanan dan penyimpanan data. Kebutuhan tersebut kemudian dijawab oleh

teknolgi jaringan komputer.

Hingga saat ini jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat,

dan karena itu pemahaman dasar tentang jaringan komputer diperlukan,

terutama bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia teknolgi informasi.

Sumber pustaka:

Tanenbaum, Andrew.S. Jaringan Komputer. Jilid 1. Prenhallindo. Jakarta.1997

Williams, Brian.K. Using Information Technology: A Practical Introduction to

Computers and Communications. McGrawHilll.NY. 2003.

RoseIndia. What Is OSI Model?. RoseIndia. Akses online pada URL:

http://www.roseindia.net/technology/networking/osi.shtml. Tgl Akses

10/09/2007.

No comments:

Post a Comment