Wednesday, November 23, 2011

ITB Siap Lahirkan 200 Aplikasi Windows Mobile

Windows Phone Marketplace

BANDUNG, KOMPAS.com - Microsoft Innovation Center Institut Teknologi Bandung (MIC-ITB) bekerjasama dengan Microsoft Indonesia, Navcore Nextology dan Nokia menggelar workshop aplikasi mobile berstandar global. Acara bertajuk MIC-ITB Code Camp 2011 ini diikuti oleh 230 praktisi teknologi informasi, mahasiswa dan para penggiat teknologi mobile.

Workshop yang diadakan 22-24 November 2011 ini menargetkan pembuatan sekurangnya 200 aplikasi Windows mobile. "Ratusan aplikasi ini ditargetkan mampu menembus Windows Phone Marketplace yang berkembang pesat selama ini," kata Ary Setijadi Prihatmanto, MIC-ITB Manager di acara ITB Digital Media Festival, Bandung (23/11/2011).

Sebagai langkah awal, peserta workshop diajarkan metode pengembangan aplikasi dan game yang efisien dalam memanfaatkan cloud computing. "Selain itu juga diajari cara menjual aplikasi," kata Ary.

Berdasarkan hasil riset terbaru dari Appcelerator dan IDC, pengembang aplikasi cukup tertarik dengan platform Windows Mobile. Sebanyak 38 persen dari 2.160 pengembang aplikasi di seluruh dunia yang disurvei menyatakan ketertarikannya.

Hingga Oktober lalu, jumlah aplikasi mobile terus berkembang pesat dan di masa depan tentu akan lebih banyak lagi. Apple iTunes App Store sudah memiliki 500.000 aplikasi sejak diluncurkan tiga tahun lalu.

Begitu juga dengan Android Market yang sudah memiliki 300.000 sejak 2008. Sementara aplikasi di Windows Phone Marketplace agak tertinggal dengan hanya memiliki 40.000 aplikasi dari 10.000 pengembang aplikasi.

Angka yang masih kecil itu justru dinilai sebagai peluang, sebuah kesempatan bagi developer lokal untuk membuat aplikasi yang bisa bersaing dengan developer global. Risman Adnan, Developer & Platform Group Director PT Microsoft Indonesia mengatakan pengembang aplikasi lokal masih memiliki kesempatan untuk bersaing, asal aplikasinya bermanfaat bagi pengguna.


KOMPAS

No comments:

Post a Comment