Tuesday, December 22, 2009

Metode Berhitung Dengan Jari

Jaritmatika

Metode Jaritmatika adalah cara belajar menghitung dengan menggunakan sepuluh jari tangan.
Metode ini ditemukan oleh Kartini Indonesia yaitu Ibu Septi Peni Wulandari dari Salatiga, Jawa Tengah, pada tahun 2003. Jaritmatika merupakan gabungan dari kata "jari" dan " aritmatika".
Jaritmatika mengajak kita belajar berhitung sambil bermain. Makna setiap jari dan rumus matematika diberikan lewat yel dan nyanyian. Di Jaritmatika, jari tangan kanan untuk satuan dan jari tangan kiri untuk puluhan.
Dalam Jaritmatika, angka satu dilambangkan dengan telunjuk (itu), dua (kres-guntingan), tiga (cep-garpu), empat (hap-ekor ikan), lima (jos-jempol), enam (dor-pistol), tujuh (gem-senapan), delapan (nyam-makan), sembilan (tos antar teman). Semua istilah ini diajarkan sambil bernyanyi sehingga anak umur tiga tahun pun sudah dapat mempelajarinya.
Dengan metode ini, matematika menjadi pelajaran yang menyenangkan, dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Terlebih dapat kita ajarkan pada anak kita. Metode ini sudah digunakan diberbagai negara seperti Swedia, China, Singapura dan Malaysia.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment