Sebagai anak yang dilahirkan dalam kombinasi Jawa campuran (Papa asli Solo –berdarah setengah Arab dan setengah Jawa- dan Mama asli Semarang –memiliki separuh gen Cina dan separuh Jawa-) serta dibesarkan dengan nilai-nilai Jawa dalam kehidupan sehari-hari, ternyata aku tumbuh menjadi satu-satunya anak yang paling nggak nJawani jika dibandingkan dengan kedua saudara kandungku yang lain.
No comments:
Post a Comment